Popular Products

Tampilkan postingan dengan label Keris Pusaka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keris Pusaka. Tampilkan semua postingan

Keris Kyai Reges -KM10

Keris Kyai Mesem -KM7

Keris Kyai Mesem Asli Kuno.
Keris Kyai Mesem sudah terkenal mempunyai tuah khusus untuk pelet, pemikat hati, pengasihan, daya pikat, melancarkan soal jodoh, keharmonisan, kelanggengan, juga sebagai pengasihan umum, mitra dan para bos perusahaan. Mesem merupakan ajian asli warisan nenek moyang ribuan tahun silam.

Nama Pusaka : Keris Kyai Mesem
Pamor Keris : Kulit Semangka
Perkiraan Jaman Pembuatan : Majapahit Abad Ke 14 Masehi
Umur Keris Pusaka : Est 600 Tahun
Warangka Keris : Gayaman Surakarta Kayu Trembalo Kuno
Hendle Keris : Kayu Kemuning Kuno
Panjang Keris : Cm
Asal Usul : Warisan Kerajaan Majapahit

Gambar dibawah ini


Keris Kyai Mesem

Keris Kyai Mesem

Keris Kyai Mesem


Keris Kyai Mesem


Perbincangan Para Normal

Pusaka Keris Mesem merupaka salah satu benda pusaka yang sangat terkenal di babad Jawa sebagai pusaka kewibawaan dan pengasihan atau pelet tingkat tinggi. Pusaka Keris Mesem diperkirakan sudah ada sejak jaman kerajaan dulu dan banyak orang yang membicarakan tentang kekuatan ghaib dari pusaka keris mesem. Daya gaib ini yang sangat luar biasa dari Pusaka Keris mesem ini membuat banyak orang berlomba untuk mendapatkannya dengan cara ritual di suatu tempat tertentu tapi tidak sedikit juga yang membelinya dengan cara dimaharkan.
Pusaka Keris Mesem merupakan salah satu benda bertuah, yaitu benda yang memiliki energi gaib yang bisa digunakan keperluan apapun sesuai khendak si pembuat, seperti kekebalan, pengasihan, kedudukan dan sebagainya. Benda bertuah ini memiliki tiga kategori yang pertama benda bertuah hasil pengisian atau sering disebut dengan benda afirmasi kedua benda bertuah asli hasil penarikan alam gaib dan yang terakhir adalah benda alam yang tercipta dengan sendirinya dan memiliki kekuatan murni dari alam.
Pusaka ini tergolong langka, terutama bila ditilik dari khasiat dan keampuhannya. Pusaka ini berbentuk seperti semar terbuat dari bahan logam kuning dengan panjang 4cm pusaka ini sangat ampuh untuk pelet atau memikat lawan jenis serta untuk dagang aura keberuntungan yang kuat, untuk pengasihan pusaka semar mesem memang jagonya.
Berwujud seperti keris kecil, memiliki ukuran tinggi 6, 5 cm dan lebar 4 cm. Meski sebetulnya benda ini bukan sebuah keris dan pada ujungnya terpatri bentuk Semar, Semar adalah seorang Batara Guru dalam Pewayangan yang memiliki kesaktian tinggi dan di dalam sejarah Keris Semar ini pernah di gunakan oleh pembantu Jaka Tingkir, bernama Ki Ageng Pemanahan cucu dari Ki Ageng Selo yang banyak memikat hati lawan jenis. Mendapat perhatian dan pengasihan dari banyak orang, disukai kawan maupun lawan, memancarkan Aura kharisma dan kewibawaan, pelaris dagangan, menetralkan segala gangguan makhluk ghaib, mendapat keberuntungan dalam segala bidang, dll.
Mendengar kata “Semar” mungkin ingatan kita langsung menuju kepada salah satu tokoh dalam dunia pewayangan. Dalam dunia pewayangan khususnya yang dikenal ditanah Jawa, Semar selalu hadir pada saat “goro-goro” dimana ketika terjadi kerusuhan, keguncangan dan huru-hara Semar hadir dan menjadi tokoh penting yang bisa memberikan solusi yang bijak atas konflik yang terjadi antara Pandawa dan Kurawa.
Semar dalam dunia pewayangan memiliki 3 orang anak yaitu Gareng, Petruk dan Bagong. Semar sendiri digambarkan sebagai seorang dewa yang menjelma menjadi seorang “abdi/ pelayan/ pembantu/ penghibur” bagi seisi alam. Dimana dalam mitos dunia pewayangan Semar lahir dari telur yang menetas sendiri bersama dua makhluk tertua yaitu Batara Guru dan Togog. Oleh karenanya Semar sudah ada sebelum orang Jawa, sehingga Semar dipercaya melekat pada kehidupan orang Jawa sampai saat ini.
Lalu apa hubungannya dengan “Keris Kyai Mesem” ?. Semar Mesem lebih dikenal sebagai suatu ajian pengasihan yang digunakan untuk memikat pihak “lawan” (sejenis atau lain jenis). Dengan ajian Semar Mesem, yang arti dalam Bahasa Indonesia Semar Senyum, maka diharapkan orang disekitar kita akan senang kepada kita. Mungkin ini ada kaitannya dengan sikap mesem atau tersenyum, dimana orang yang tersenyum tentunya lebih enak dipandang mata daripada orang yang tidak tersenyum. Insya Allah bagi orang yang memegang keris ini akan memiliki daya pengasihan yang sangat kuat, bisa digunakan untuk menundukkan orang lain supaya nurut kepada kita

dimaharkan keris mesem, semar mesem, cara menggunakan keris semar mesem, kegunaan keris semar mesem, tips menggunakan keris semar mesem, cara penggunaan semar mesem, cara memakai semar mesem, mantra keris semar kuncung

Keris Kyai Jaran Goyang Asli -KM5

Keris Kyai Jaran Goyang Asli Kuno.
Keris Jarang Goyang Kuno sudah terkenal mempunyai tuah khusus untuk pelet, pemikat hati, pengasihan, daya pikat, melancarkan soal jodoh, keharmonisan, kelanggengan, juga sebagai pengasihan umum, mitra dan para bos perusahaan. Jaran Guyang merupakan ajian asli warisan nenek moyang ribuan tahun silam.

Nama Pusaka : Keris Kyai Jaran Goyang
Pamor Keris : Sanak
Perkiraan Jaman Pembuatan : Cirebon Abad Ke16 Masehi
Umur Keris Pusaka : Est 400 Tahun
Warangka Keris : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno
Hendle Keris : Kayu Kemuning Bang Kuno
Panjang Keris : Cm
Asal Usul : Warisan Kerajaan Cirebon

Gambar dibawah ini


Keris Kyai Jaran Goyang

Keris Kyai Jaran Goyang

Keris Kyai Jaran Goyang

Keris Kyai Jaran Goyang



Perbincangan Paranormal:

Nusantara Pusaka. Berbagai benda pusaka tersebar di seantero jagad Nusantara, salah satunya adalah Keris Jarang Guyang. Jaran Guyang adalah nama dapur dari sebuah keris. Namun demikian, banyak yang menyebut Keris dapur Jaran Guyang ini dengan sebutan Keris Jaran Goyang, entah sehingga ada sebagian masyarakat yang mengaitkan keris ini dengan Ajian Jaran Goyang, sebuah ajian tingkat tinggi di bidang ilmu pengasihat atau pelet.
“Dapur Jaran Guyang merupakan salah satu bentuk dapur keris luk tujuh. Ada juga yang menyebutnya dapur Kapal Guyang. Ukuran pandang dan lebar keris ini normal. Bilahnya nglimpa, gandiknya polos dan tipis, menggunakan blumbangan dan tingil, meski terkadang tidak menggunakan tingil melainkan greneng wurung. Ciri yang menonjol dari dapur ini adalah pejetan-nya yang memanjang ke atas sampai pertengahan bilah. walaupun pada umumnya pejetan bersifat dangkal tak begitu kentara”, tutur ki Djarwo, spiritualis ahli keris di Yogyakarta kepada infomistik.com, Ahad 24/11/2013 di kediamannya di Yogyakarta.
Menurut ki Djarwo, definisi Jaran Guyang sendiri berarti kuda (jaran) yang dimandikan (guyang). Karena itu, menurutnya, Filosofinya adalah kuda merupakan binatang yang senang dimandikan. “Jika pemilik atau manusianya dengan senang hati dan sukarela memandikan kuda maka binatang tersebut akan menurut dan patuh. Hal tersebut merupakan simbolisasi terhadap hubungan antar manusia yang berlandaskan kasih sayang”, tambah Ki Djarwo.
Ki Djarwo juga mengatakan bahwa saat ini banyak penggemar keris yang tidak membedakan definisi Jaran Guyang dengan Jaran Goyang yang dalam bahasa Indonesia berarti Kuda Goyang. Jaran Goyang, kata Ki Djarwo, adalah merupakan nama sebuah ajian pelet atau asihan tingkat tinggi.
“ Itulah sebabnya timbul persepsi bahwa keris Jaran Guyang adalah cocok bagi mereka yang suka memburu wanita”, kata Ki Djarwo.
Keris dapur Jaran Guyang koleksi Ki Djarwo adalah tangguh Mataram Senopaten. Meski ricikannya mengambil gaya Majapahit yakni besi yang kebiruan, pamor yang ala kadarnya yaitu pamor keleng atau ceprat-ceprit. Satu-satunya hal yang membedakan adalah gandiknya yang tinggi sebagai ciri Mataraman. Jika gandiknya rendah maka keris di atas akan digolongkan pada tangguh Majapahit. Secara keseluruhan keris ini mempunyai fostur yang besar dan gagah. Tekstur besi nya yang kasar menambah kharisma dan kegagahannya.
Keris dapuran jaran guyang luk 7 juga merupakan dapuran langka dari keris. Jarang ada keris jaran guyang yang asli merupakan dapuran jaran guyang. Keris ini kelebihannya mempunyai tempa besi, garap dan pasikutan yang cukup bagus.
Spesifikasi teknis Keris Jaran Guyang koleksi Ki Djarwo adalah sebagai Keris Luk 7, Dapur Jarang Guyang, Pamor Ceprat-ceprit, Tangguh Mataram Senopaten, Panjang Bilah + Handle 47 cm, Panjang Pesi 7cm, Lebar Ganja 8cm, Lebar Bilah Bagian Tengah 1,8cm, Warangka model kojongan khas Bali berbahan kayu Sonokeling, Hulu model geratim khas Bali, Wewer (ring keris) dari bahan kuningan dengan hiasan batu sintetis, Kondisi Bilah utuh dan disangling, Warangka baru dibuat dengan memakai warangka khas Bali, Pesi utuh dan original
Beberapa kalangan berpendapat bahwa pusaka Keris Jaran Guyang adalah keris pusaka yang sangat Ampuh. Pusaka yang namanya berasalkan dari kata “Jaran” yang mempunyai arti Kuda, dan kata “Guyang” yang mempunyai arti dimandikan ini mempunyai Khasiat untuk membuka aura pengasihan, mendatangkan rejeki yang berlimpah, menambah hoki/keberuntungan, penglarisan, san masih banyak manfaat lainnya yang bisa diperoleh.

sumber :http://infomistik.com/keris-jaran-guyang-keris-buat-pengasihan-atau-pelet-394.html



keris jaran guyang, cara menggunakan keris jaran goyang, mantra keris, khodam keris, doa keris, khasiat keris semar mesem, bentuk pusaka jaran goyang, ciri has keris papur jaran guyang

Keris Kyai Sengkelat Ampuh -KM4

Nama Pusaka : Keris Kyai Sengkelat
Pamor Keris : Wos Wutah
Perkiraan Jaman Pembuatan : Majapahit/ Mojopait Abad Ke14 Masehi
Umur Keris Pusaka : Est 600 Tahun
Warangka Keris : Ladrang Solo Kayu Trembalo Kuno
Hendle Keris : Kayu Kemuning Kuno
Mendak Keris : Kuno
Pendok Keris : Blewah Kuno
Panjang Keris : Cm
Asal Usul : Warisan Kerajaan Majapahit

Gambar Dibawah Ini


Keris Kyai Sengkelat

Keris Kyai Sengkelat

Keris Kyai Sengkelat

Keris Kyai Sengkelat

Tuah Keris Kyai Sengkelat Dipercaya Ageman Para Petinggi Untuk Pangkat Derajad, Kewibawaan Tingkat Tinggi, Kharisma Ampuh, Kerejekian, Memperlancar Rejeki, Buang Sial/ Buang Sengkolo, Mengusir Jin Jahat, Tolak Bala, Pagar Ghaib Tingkat Tinggi, dll

Keris Kyai Sengkelat
Sejarah Keris Kyai Sengkelat
Kyai Sengkelat adalah nama sebuah keris pusaka luk tiga belas karya Mpu Supa Mandagri yang dibuat pada jaman Majapahit (1466–1478), yaitu pada masa pemerintahan Prabu Kertabhumi (Brawijaya V). Mpu Supa adalah salah satu santri Sunan Ampel. Konon bahan untuk membuat Kyai Sengkelat adalah cis, sebuah besi runcing untuk menggiring onta. Konon, besi itu didapat Sunan Ampel ketika sedang bermunajat. Ketika besi itu ditanyakan berasal dari mana, dijawab lah bahwa besi itu milik Nabi Muhammad SAW. Maka diberikan lah besi itu kepada Mpu Supa untuk dibuat menjadi sebilah pedang.
Namun, Mpu Supa merasa sayang jika besi tosan aji tersebut dijadikan pedang, maka dibuatlah menjadi sebilah keris luk tiga belas dan diberi nama Kyai Sengkelat. Setelah selesai dibuat, maka keris tersebut diserahkannya kepada Sunan Ampel. Sang Sunan menjadi kecewa karena tidak sesuai dengan apa yang dikehendakinya. Sunan Ampel menghendaki besi itu dijadikan pedang yang lebih cocok dengan budaya Arab, tempat asal agama Islam, sedang keris merupakan budaya Jawa yang berbau Hindu. Maka oleh Sunan Ampel menyarankan agar Keris Kyai Sengkelat tersebut diserahkan kepada Prabu Brawijaya V.
Ketika Prabu Brawijaya V melihat keris Kyai Sengkelat tersebut, sang Prabu sangat kagum akan kehebatan keris Kyai Sengkelat. Dan setelah diterimanya, keris tersebut menjadi salah satu Pusaka Kerajaan dan diberi gelar Kangjeng Kyai Ageng Puworo, mempunyai tempat khusus dalam gudang pusaka keraton.
Pusaka baru kerajaan Majapahit yang bernama Kyai Sengkelat itu menjadi sangat terkenal sehingga menarik perhatian Adipati Blambangan. Adipati ini memerintahkan orang kepercayaannya untuk mencuri pusaka tersebut demi kejayaan Blambangan, dan kersi tersbut berhasil dicuri.
Raja Majapahit kemudian memberi tugas kepada Mpu Supa yang telah mengabdi pada kerajaan Majapahit untuk mencari dan membawa kembali pusaka tersebut ke Majapahit. Dalam menjalankan tugasnya, Mpu Supa menyamar sebagai seorang pandai besi yang membuat berbagai alat pertanian dan mengganti namanya menjadi Ki Nambang.
Di samping pandai membuat alat pertanian, beliau juga membuat tombak, pedang dan keris yang kemudian dipamerkan di tempat-tempat keramaian di Blambangan. Seketika pameran tersebut memancing perhatian banyak orang. Banyak sekali pesanan datang dari para pejabat kadipaten Blambangan. Termasuk patih Adipati Blambangan yang memesan Keris Carangsoka.
Akhirnya sang adipati Blambangan menyaksikan keris ciptaan Ki Nambang, sebilah keris Carangsoka yang sangat bagus dan ampuh. Ketika ditusukkan ke pohon pisang, seketika itu seluruh daun pisang menjadi layu. Karenanya sang Mpu di undang untuk menghadap ke kadipaten guna membicarakan suatu hal yang rahasia.
Ternyata setelah Ki Nambang datang menghadap, didapatnya tugas untuk membuat atau tiruan Kangjeng Kyai Puworo (Keris Sengkelat). Ki Nambang alias Mpu Supa dengan siasatnya meminta disediakan perahu untuk membuat tiruan Kyai Sengkelat dengan alasan percikan bunga api besi bahan kerisnya tidak menimbulkan bencana bagi rakyat Blambangan.
Singkat cerita, akhirnya rencana mendapatkan kembali keris pusaka Majapahit itu berhasil tanpa harus menimbulkan kecurigaan dan pertumpahan darah. Malah Ki Nambang akhirnya dianugerahi seorang putri kadipaten yang bernama Dewi Lara Upas, adik dari Adipati Blambangan itu sendiri, serta mendapatkan gelar kebangsawanan sebagai Kangjeng Pangeran berikut tanah perdikan di Desa Pitrang. Maka namanya pun berubah menjadi Kanjeng Pangeran Pitrang yang bekerja sebagai mpu kadipaten Blambangan.
Sang Mpu yang berhasil melaksanakan tugas selalu mencari cara agar dapat kembali ke Majapahit. Ketika kesempatan itu tiba maka beliau pun segera kembali ke Majapahit dan meninggalkan istrinya yang sedang hamil. Sebelum pergi, beliau meninggalkan pesan kepada sang istri bahwa kelak jika anak mereka lahir laki-laki agar diberi nama Joko Suro, serta meninggalkan besi bahan membuat keris

Pamor Wow Wutah.
Pamor yang paling banyak dijumpai, bentuknya tidak teratur tetapi tetap indah dan umumnya tersebar dipermukaan bilah. Ada yang berpendapat pamor ini pamor gagal, saat si empu ingin membuat sesuatu pamor tetapi gagal maka jadilah Wos Wutah. Tetapi ini dibantah dan beberapa empu dan pamor ini memang sengaja dibuat serta termasuk pamor tiban. Pamor ini berkhasiat baik untuk ketentraman dan keselamatan pemiliknya, bisa digunakan untuk mencari rejeki, cukup wibawa dan disayang orang sekelilingnya, pamor ini tidak pemilih.

keris kyai carubuk, keris kyai sengkelat asli, keris kyai sengkelat sunan kalijaga, kegunaan keris kyai sengkelat, keris kyai setan kober, keris condong campur, keris kyai sengkelat luk 13, keris kyai sengkelat mpu supa

Keris Kyai Putut Sajen -KM3

Keris Putut Sajen Asli Kuno.
Yoni / Tuah / Khasiat Insya Allah untuk Sangat Baik untuk Suksesnya Usaha, Dagang, Cinta, Pengasihan, Pemikat, Pagar Gaib, Mengundang Khodam, Sesaji Ritual, Energi Keris Sangat Besar.

Nama Pusaka : Keris Kyai Putut Sajen
Pamor Keris : Kulit Semangka
Perkiraan Jaman Pembuatan : Majapahit/ Mojopait Abad Ke14 Masehi
Umur Keris Pusaka : Est 600 Tahun
Warangka Keris : Kayu Trembalo Kuno
Hendle Keris : Kepala Putut
Panjang Keris : Cm
Asal Usul : Warisan Kerajaan Majapahit

Gambar Dibawah Ini



Keris Kyai Putut Sajen

Keris Kyai Putut Sajen

Keris Kyai Putut Sajen

Keris Kyai Putut Sajen




Sejarah Keris Putut Sajen : Keris Putut Sajen adalah Keris yang gagangnya terdapat kepala. Kenapa dinamakan Keris Sajen, karena Keris seperti ini dulu kala digunakan sesaji persembahan agar kerajaan dan rakyatnya tidak dirundung bencana dan jaya selalu. Jika diterapkan jaman sekarang sebagai sarana spiritual untuk suksesnya usaha perusahaan dan pemerintahan.

manfaat keris sajen, keris putut sajen, keris putut kembar, tuah keris putut sajen, keris sajen majapahit, khasiat keris sajen, harga keris sajen

Keris Kyai Carang Soka -KM2